Hari guru SMA katolik Bhaktyarsa

hari ini seluruh warga Indonesia merayakan peringatan penting setiap tahunnya. tentu saja kita semua tau Bahwa pada Hari Kamis, 25 November adalah hari guru Nasional yang ditetapkan oleh bapak presiden ke 2, bapak Soeharto pada 1994, dengan sebuah Keputusan Presiden, yaitu Kepres Nomor 78 tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional.

SMAS katolik Bhaktyarsa Maumere  memperingatinya dengan melaksanakan upacara bendera yg ditanggung guru guru dan tenaga kependidikan.

Paduan suara guru-guru pada saat upacara bendera dengan busana adat dari daerah masing-masing.


upaya bendera berlangsung dengan tertib dan aman meski terik matahari SIKKA yang cukup mencekam jiwa.

Para siswa siswi dari semester 1 samapi semester turut memeriahkan hari guru dengan bantuan OSIS. 

OSIS mempersiapkan rangkaian acar sehari sebelum hari guru.

OSIS menjadi inisiator untuk mengumpulkan uang dari setiap kelas untuk membeli hadiah berupa kue dan kartu ucapan. meski tak terlalu mewah namun dipenghujung acara guru guru cukup merasakan kebahagiaan ketika kue, yang dibawa oleh ketua OSIS sendiri ke lapangan upacara diiringi oleh puisi dari wakil OSIS.

guru bukan tamu diruang ilmu

(Puisi)

hari hari dilewati dengan pedih,

letih tertatih tertatih dan terlatih,

hari ini sejarah dilukai,

benak menuntut ucap dalam setiap langkah

jiwa memohon doa pada hari ini.

guru, kalian bukan tamu di ruang ilmu


ibu, paras cantik ilmumu tak pernah kau tebar dalam diam, tak pernah kau pendam kau bungkam untuk semua kami yg ada di rumah ini.

pak, terimakasih untuk jerih, peluh dan bimbingan meski kami sering bimbang.

hari ini Indonesia mengenang mu, sebagai bukti bahwa ideologi tanpa guru adalah ruang tunggu yg semu.

guru,

kami seperti ini, karena kalian seperti itu.

guru, ada yang lucu, lugu,malu dan nafsu dalam ilmu. kalian hebat Tampa berdebat dengan semangat kalian tetap tumbuh meski ada yang belum sembuh.

kami lumpuh Tampa mu, 

maaf atas kata kata yang tak bisa memikat jiwamu,

maaf juga atas jiwa yang tersesat dalam ego,

kita disini atas nama cinta dalam rumah Bhaktyarsa.

kata mereka kalian tak punya tanda jasa, tapi mengapa kami bisa berbicara dalam bahasa orang gila, mengapa kami punya ijazah? semua itu karena peluh dan keluh kalian!


meski tak sama wajah, tutur kata, bahasa, dan cara bicara. ada yang lemah lembut, tanpa harusenuntut, ada yg mengema laksana serigala di malam purnama.

tapi kami bangga memiliki kalian.

sebagai mama, dan bapa di rumah kita.

kami hanya punya kata terimakasih, untuk semua ilmu selama ini, dan maaf untuk semua keliru yang kalian temui di jiwa kami yg renta ini.

guru, kami hanya punya kue, tak sekece punya mereka, namun doa tetap jadi teman di dalam jiwa dan raga kami.

semoga kita Jagan menjadi sepasang luka yang saling melupa.

pesan untuk guru " Jagan merasa ragu, sebab itu terlalu sepi sampai guru lupa bahwa iman adalah saudara kembarnya ragu"

kue kemudian dibagikan kepada guru guru oleh siswa siswi yang selama ini dianggap murid yang kurang tertib peraturan.

para murid memberikan kue dengan selembar surat ucapan selamat hari guru.

dalam proses penghujung acara siswa dan guru guru dihibur oleh anggota Band sekolah.

senyum tampak jelas terpancar di raut wajah mereka, dan kepala sekolah mengumumkan bahwa hari ini sekolah diliburkan, tak melakukan KBM namun dengan catatan bahwa tugas tugas harus segera selesai.

setiap orang menghampiri guru guru memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama.

selesai dari lapangan tempat upacara, kegiatan pun berlanjut di aula BSC sekolah untuk duduk menyantap kue dan minuman yang telah disediakan.

namun disini ada yg unik, ketika saya ke dapur sekolah, terlihat para guru pria baik guru guru tua, dan muda dengan antusias memasak untuk guru guru wanita. ada yang sedang memeriksa tugas sesekali mengiris bawang, ada yg sedang mencoba menyalakan api dengan tiupan yg sesekali termegah karena faktor usia. Di Bhaktyarsa Sangat tidak menganut sistem PATRIARKI dan SENIORITAS.

Guru merdeka siswa sejatrah 

"MAJU BERSAMA HEBAT SEMUA"

                               Oleh: Vidi making

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Osis bukan sekedar organisasi osis lebih dari itu (cerpen)

Cerpen berdasarkan realitas "MIMPI SEPERTI PELANGI"

Tersesat di tanah mahar kuda (cerpen)