Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

sekolah tidak selamanya harus memiliki bangunan, sekolah yang sesungguhnya adalah kehidupan kita sehari sari yang berlantaikan tanah, beratapkan langit, dan siap saja adalah Guru, tanpa memandang umur dan latar belakang”

Gambar
  Susah ilmu di tanah yang maju Penulis: Vidi making Bodoh, kotor, tidak jelas, masa depan suram, jadi beban, rugi uang dan cemoohan buruk lainya. Kata-kata ini menjadi cacian tertua di telinga saya, mungkin juga di semua pemuda yang putus sekolah. Semenjak mendengar ejekan dan sindiran itu dari mulut-mulut warga di Desa, saya mulai bertanya, yang salah siapa?. Angka pemuda putus sekolah cukup banyak di Desa saya, Para pemuda ini seakan dikelompokkan dalam interaksi di Desa. Taraf umur juga bervariasi, ada yang berhenti sekolah pada usia 7-9 tahun di jenjang Pendidikan Sekolah Dadar sekitar 15%, pada taraf Menengah pertama sekitar  40%, dan taraf Menengah atas lebih mendominasi sekitar 50%. Angka-angka tersebut di dominasi oleh anak laki-laki.  Apakah orang tua, atau lingkungan sekitar yang menjadi  Problematika yang mendasar.  Tentunya Masalah ini menjadi penghambat kelangkaan sumber daya manusia, dan isu yang  segar di Desa saya;  Desa Kolontobo, kec...