Catatan sakit jiwa
regulasi menelan iman
roh itu kuat, namun daging sangat lemah.
ku temui seonggok bimbang padanya,
ku berpesan untuk pergi,
Ia mempertahankan regulasi.
bukan ku bersembunyi pada fondasi eforia
tapi disana sedang terluka lara.
aku mempertanyakan imannya,
bukan mau mempersalahkan,
tapi kondisi belum memungkinkan.
aku menentukan pada pilihan bahwa kejahatan untuk kebaikan.
aku tak mau menjadi patung saat ini
aku tak mau jadi seorang lewi.
sudahlah kebaikan sekarang seperti sejarah yang semakin dilupa
Komentar
Posting Komentar